Antusiasme Warga Sambirejo: Sambutan Hangat untuk Edukasi Eco Enzyme Teman Aksi Solo Raya


Sesarengan Solo - Agenda pemberdayaan masyarakat di kawasan Sambirejo pada Sabtu (2/5) malam menghadirkan potret kedekatan yang kental antara tim Teman Aksi Solo Raya dan warga setempat. 

Meski perjalanan tim dari Surakarta sempat diiringi persiapan matang sejak pukul 17.00 WIB, suasana sejuk pasca-hujan yang menyambut kedatangan tim seolah menjadi pembuka bagi interaksi yang akrab.
​Keramahan warga langsung terasa sejak sesi shalat Maghrib berjamaah. 

Penerimaan yang terbuka ini memudahkan alur komunikasi saat kegiatan masuk ke agenda utama di ruang pertemuan. Sejak MC membuka acara, warga dari berbagai usia terlihat hadir dan duduk dengan tenang, menunjukkan keseriusan untuk menyerap informasi baru yang dibawa oleh tim.

​Fokus perhatian warga tertuju pada paparan Kak Mei mengenai pemanfaatan Eco Enzyme. Sepanjang sesi materi, suasana berlangsung kondusif; warga mendengarkan dengan seksama setiap detail teknis mengenai pengolahan limbah organik dapur menjadi larutan bermanfaat. 

Tidak terlihat keraguan dari raut wajah para peserta, melainkan rasa ingin tahu yang besar terhadap cara mengubah sisa kulit buah dan sayuran menjadi produk bernilai guna bagi rumah tangga mereka.
​Sikap kooperatif warga ini membuat kajian bersama menjadi lebih produktif. 

Kak Mei tidak hanya memberikan teori, tetapi juga terlibat dalam dialog dua arah yang memperlihatkan bahwa warga Sambirejo memiliki kesadaran tinggi terhadap kebersihan lingkungan. Kedisiplinan warga dalam menyimak materi menjadi modal utama sebelum mereka melangkah ke tahap praktik setelah shalat Isya.

​Respon positif dan penerimaan yang santun dari masyarakat Sambirejo ini mempertegas bahwa program Community Development (Comdev) dapat berjalan efektif jika didukung oleh keterbukaan warga. 

Sinergi antara edukasi yang dibawakan Teman Aksi Solo Raya dan keseriusan warga dalam belajar menjadi langkah awal yang solid bagi keberlanjutan lingkungan di wilayah tersebut.
Ads
Lebih baru Lebih lama