Menembus Batas Usia: Semangat Pantang Menyerah Haryanto, Penjual Es Kulkul Lansia Asal Solo


Sesarengan Solo News - Di tengah riuh rendahnya dinamika ekonomi perkotaan, lanskap jalanan Kota Solo menyimpan potret ketangguhan yang nyata. Haryanto, seorang pria lanjut usia (lansia), menjadi sorotan publik karena konsistensinya dalam mencari nafkah secara mandiri. Di usianya yang tak lagi muda, ia tetap aktif menyusuri sudut-sudut kota untuk menjajakan es kulkul—jajanan buah beku berbalut cokelat yang kini kembali populer di kalangan anak-anak maupun dewasa.

Langkah kakinya mungkin tidak secepat dahulu, namun setiap harinya Haryanto tetap mempersiapkan dagangannya dengan ketelitian tinggi. Mulai dari pemilihan buah yang segar, proses pembekuan, hingga peracikan cokelat cair dilakukan secara mandiri dari kediamannya. Dengan menggunakan gerobak sederhana, ia memilih untuk tetap produktif daripada menggantungkan hidup sepenuhnya pada bantuan orang lain.

Realitas di lapangan sering kali mempertemukannya dengan berbagai tantangan, mulai dari kondisi cuaca yang tidak menentu hingga fluktuasi jumlah pembeli. Namun, dedikasi Haryanto dalam menjaga kualitas dagangannya membuat es kulkul buatannya memiliki pelanggan setia. Interaksi hangat yang ia tunjukkan kepada setiap pembeli, terutama anak-anak sekolah, memberikan dimensi humanis yang kuat di balik rutinitas perdagangan harian tersebut.

"Bagi saya, bekerja bukan hanya soal mencari uang untuk bertahan hidup, tetapi juga cara menjaga tubuh agar tetap bergerak dan memiliki tujuan setiap hari," ujar Haryanto saat ditemui di sela-sela waktu istirahatnya melayani pembeli.

Kisah perjuangan Haryanto menjadi sebuah refleksi sosiologis mengenai potret pekerja lansia di sektor informal Indonesia. Melalui konsistensi dan semangat kerja yang ditunjukkannya, penjual es kulkul asal Solo ini membuktikan bahwa keterbatasan usia biologis tidak menjadi penghalang mutlak bagi seseorang untuk terus berkarya, menjaga martabat diri, dan memberikan kontribusi nyata di lingkungannya.
Ads
Lebih baru Lebih lama