Sinergi Relawan Muda Solo Raya untuk Aksi Bersama


Sesarengan Solo News - Suasana hangat menyelimuti pertemuan perdana para relawan baru Aksi Bersama yang berlangsung hari ini, Sabtu (2/5). Dimulai tepat pukul 10.30 WIB, agenda yang dipimpin oleh Mas Syarif ini menjadi titik kumpul bagi deretan pemuda dari berbagai latar belakang di wilayah Solo Raya yang memilih untuk terjun langsung dalam program pemberdayaan masyarakat (Community Development).

​Sesi perkenalan menjadi pembuka yang menarik, mengungkap keberagaman motivasi para relawan. Di antara mereka hadir Hukma, mahasiswi Psikologi UNS asal Karanganyar yang mengaku tertarik pada dinamika sosial masyarakat. Ada pula Luthfi, mahasiswi Arsitektur yang memiliki perhatian khusus terhadap hak pedestrian dan perbaikan jejak kota, serta Rohmat yang bergabung karena melihat nilai kebersamaan yang kuat melalui unggahan media sosial Aksi Bersama.

​Latar belakang para relawan ini cukup bervariasi, mulai dari Imam dan Afif yang mengambil studi Pendidikan Agama Islam (PAI), hingga Ela yang membawa pengalaman dari dunia Event Organizer (EO). Bahkan, beberapa relawan seperti Mas Mei mengaku bergabung setelah memantau aktivitas gerakan ini melalui kanal digital tokoh pendiri, Anies Baswedan. Kehadiran mereka memperkuat struktur tim aksi bersama Solo Raya. 

​Fokus utama dalam pembahasan ini adalah mempersiapkan mentalitas dan kapasitas sebagai fasilitator lapangan. Menjadi penghubung antara program infrastruktur—seperti pembangunan jembatan—dengan kebutuhan sosial warga bukanlah tugas sederhana. Seorang fasilitator dituntut memiliki kepekaan untuk mendengar, kemampuan koordinasi, serta integritas dalam mengawal perubahan perilaku di masyarakat pasca-pembangunan fisik.

​Pertemuan ini menjadi babak baru bagi Aksi Bersama Solo Raya, khususnya dalam memastikan bahwa jembatan-jembatan yang telah berdiri tidak hanya menjadi benda mati, tetapi juga pusat pertumbuhan sosial yang dikelola oleh tangan-tangan muda yang kompeten dan berdedikasi.

Ads
Lebih baru Lebih lama